Warna nan indah berlalu



Sendiri
Sepi lagi
Melayan rasa hati
Saat ini terdengar kuat hembusan nafas
Sedang jantung berdegup laju
Jelas di telinga

Mengapa harus begini

Rindu
Ku rindu riuh
Seperti dahulu
Saat burung berkicau pun tak terkesan
Ketawa kita menghilangkan rancaknya suara anak kecil

Senyum
Sentiasa di bibir
Mereka melihat gembira
Sungguh itu yang dirasa
Tapi, hanya sementara

Mengapa harus terjadi?

Awan bergerak berlalu
Meninggalkan jiwa kita kaku
Tak daya menghalang
Tak juga kita menyerah
Namun, harus akur
Dengan hukum itu

Siapa aku siapa kau
bukanlah utama

Melangkah
Atur gerak kakimu
Menuju hasrat hatinya
Walau bukan inginmu
Percayalah itu yang terbaik

Padamkan hitam yang berselerak
Lukiskan indah pelangi
Kesat mutiara yang bergenang
Dongak ke atas
Dan tetaplah tersenyum



Previous
Next Post »

7 comments

Click here for comments
7 September 2016 at 15:56 ×

boleh buat lagu ni...

Balas
avatar
admin
8 September 2016 at 09:39 ×

mule2 ingatkan lagu.... boleh tahan hasil nukilan

Balas
avatar
admin
Anonymous
8 September 2016 at 19:02 ×

mendalam...

Balas
avatar
admin
10 September 2016 at 07:18 ×

Saje melayan emosi. Hihi

Balas
avatar
admin
10 September 2016 at 07:18 ×

Lama tak menulis kak. Sesekali layan perasaan, ginilah jadi. Hikhik

Balas
avatar
admin
Thanks for your comment